Keriput - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Menangani

Pengertian keriput

Keriput atau disebut juga Kerutan wajah adalah salah satu kondisi kompleks dari penuaan kulit yang mencerminkan proses intrinsik alami dan ekstrinsik. Penuaan intrinsik adalah fungsi dari keturunan individu dan dari hasil berjalannya waktu, bersifat fisiologis yang tak terelakkan.

Keriput - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Menangani

Gejala keriput

Keriput mengurangi elastisitas wajah, membuat kulit rileks dan, seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis dan lebih kering, mengurangi fleksibilitas dan hidrasi.

Ini menghasilkan garis-garis halus, tekstur kulit yang tidak mulus dan keriput pada kulit. Secara umum, gejala penuaan intrinsik dan ekstrinsik dapat dibedakan sebagai berikut:
  • Penuaan Intrinsik: Kulit halus, halus, kering, keriput halus, garis ekspresi lebih dalam, kulit kendur dan tumor jinak.
  • Penuaan ekstrinsik: kulit menebal dan kasar, kulit kering, keriput lebih dalam dan lebih terlihat, bintik pigmen tidak teratur, pelebaran pembuluh darah dan lesi tumor jinak atau prekanker.

Penyebab dan faktor risiko keriput

Keriput tidak hanya datang dari usia, tetapi beberapa faktor lain juga mempengaruhi kondisi kulit seseorang. Ini disebabkan oleh stres yang tinggi, tingkat polusi, perokok, polusi lingkungan, stres, sinar matahari, radikal bebas dan sinar UV.

Faktor lain yang bisa mempercepat proses penuaan, seperti:
  • Nutrisi buruk dan kurang istirahat.
  • Stres dan gangguan psikologis.
  • Gunakan otot wajah berulang seperti alis yang mengerutkan kening.
  • Penyakit kronis.
  • Gangguan kulit atau hilangnya struktur pendukung di kulit, seperti penurunan berat badan yang cepat dan drastis.

Diagnosis keriput

Diagnosis keriput biasanya dikenakan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Ada beberapa kriteria, yaitu klasifikasi penuaan foto:
  • Tipe I
    • Photoaging ringan (20-30 tahun)
    • Tidak ada / sedikit keriput
    • Perubahan pigmen kecil
    • Tidak ada tumor kulit
  • Tipe II
    • Pemotretan sedang (mis. 30 hingga 40 tahun)
    • Keriput pada kontraksi otot-otot wajah, kurva senyum yang lebih dalam
    • Dari titik-titik hitam
    • Dimulai dengan tumor kulit
  • Tipe III
    • Photoaging berat (1950-an)
    • Ada keriput bahkan jika sedang istirahat
    • Perubahan warna kulit dan pelebaran pembuluh darah
    • Adanya tumor kulit
  • Tipe IV
    • Tidak ada lagi photoaging (60 hingga 70 tahun)
    • Hampir tidak ada kulit normal, semuanya keriput
    • Adanya tumor kulit

Penanganan keriput

Dengan menangani kulit yang menua, peremajaan kulit adalah upaya untuk membuat kulit lebih sehat dan lebih muda. Indikasi utama untuk fotoaging dini adalah karena paparan sinar ultraviolet. Cara lain untuk meremajakan kulit adalah:
  • Penggunaan ramuan / obat khas: antioksidan, tretinoin, dll.
  • Kulit kimia.
  • Dermabrasi.
  • Sealant kulit.
  • Toksin botulinum (botox).
  • Pelapisan ulang laser.
  • Intense pulsed light (IPL).
  • Terapi penggantian hormon.

Pencegahan keriput

Keriput tidak dapat dihindari, tetapi ada beberapa cara untuk mencegah penuaan dini, termasuk dalam banyak cara:
  • Jaga kebersihan kulit.
  • Kenakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
  • Lindungi kulit dari paparan, terutama dari sinar matahari.
  • Diet seimbang.
  • Suplemen internal seperti yang dijalani. A, C, E, dll.
  • Gaya hidup sehat dan tidur yang cukup.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Keriput - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Menangani"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel