Jangan Panik! Begini Pertolongan Pertama Mengatasi Diare Pada Anak

Jangan panik! Begini Pertolongan Pertama Mengatasi Diare Pada anak - Menghadapi buah hati yang menderita diare, adakalanya menimbulkan kepanikan tersendiri bagi tiap-tiap orangtua. Rasa kuatir yang muncul akibat seringnya anak membuang air besar maupun muntah-muntah menyebabkan banyak ayah dan ibu yang berinisiatif memberikan obat diare yang banyak dijual bebas.

Jangan Panik! Begini Pertolongan Pertama Mengatasi Diare Pada Anak


Sedangkan memberikan obat secara serampangan pada si kecil yang sedang terserang diare dapat berdampak fatal. Langsung, bagaimana metode yang aman untuk menghadapi anak yang sedang diare?

Mengetahui Diare Pada Anak

Diare atau gastroenteritis yakni membuang air besar lebih dari tiga kali dalam 24 jam, dengan konsistensi feses lebih lembek atau berair. Diare secara umun dibagi dua, adalah Diare Akut dan Diare Kronik.

Penyakit diare akut berlangsung di bawah 14 hari & diare kronik berlangsung hingga lebih dari 14 hari. Diare sering disertai mual dan muntah yang akan berhenti dengan sendirinya jikalau seluruh virus sudah keluar.

Pada anak, diare beberapa besar (70%) disebabkan oleh Rotavirus. Diare ini akan sembuh dengan sendirinya antara 2 hingga 7 hari. Ialah jika segala virus hal yang demikian sudah keluar dari tubuh si kecil. Pemberian obat antidiare/antimotilitas secara sembarang akan menyebabkan sejumlah bakteri bagus yang terdapat dalam tubuh menurun jumlahnya. Bisa dikatakan, diare yaitu mekanisme pertahanan tubuh.

Sebab dengan diare, virus yang berada dalam tubuh dipaksa keluar bersama kotoran. Melainkan, yang seharusnya kita waspadai yakni kekurangan cairan atau dehidrasi yang timbul akibat diare.
Walaupun seperti yang kita ketahui, air yakni salah satu kandungan terbesar yang sungguh-sungguh dibutuhkan oleh tubuh. Hilangnya cairan tubuh juga diikuti oleh lenyapnya kandungan mineral atau elektrolit yang juga memegang peranan penting dalam mengendalikan metabolisme tubuh.
Dehidrasi yang berkepanjangan dapat berakibat serius seperti stress berat, kejang-kejang dan kram otak. Bahkan dapat mengakibatkan kematian.

Tips Untuk Mengatasi Diare Pada Anak

1. Jangan panik

Panik yakni hal yang pertama-tama sepatutnya kita hindari dikala menghadapi buah hati yang sedang diare. Perhatikan apa penyebab anak diare. Masuk anginkah? Atau dampak salah makan?

2. Beri cairan pengganti yang banyak

Memberikan banyak air minum pada anak yang sedang terkena diare bisa menghindarkan anak dari resiko dehidrasi. Berikan ASI sebanyak-banyaknya jikalau buah hati masih menyusu. Berikan juga oralit untuk menggantikan elektrolit tubuh yang sirna.

3. Jangan kasih sembarang obat pada anak

Oralit merupakan obat terbaik bagi penderita diare. Seperti yang dianjurkan WHO, oralit berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang sirna bersama mineral dan elektrolit. Pemberian obat-obatan antimotilitas yang dijual bebas, semisal yang mengandung loperamide, hyoscine, dll akan mengurangi gerakan usus. Hasilnya, feses tidak cair dan diare mereda.

Melainkan, pemberian obat ini dapat menyebabkan ileus paralitik (usus berhenti
bergerak/berkontraksi sama sekali). Perhatikan ini dapat berakibat pada kematian. Sebab penyakit malah tak bisa keluar, seandainya usus menolak mengeluarkan.

4. Observasi kotoran yang dikeluarkan

Lantas, selain memandang asupan cairan ke dalam tubuh si kecil, kotoran si kecil pun semestinya memperoleh perhatian serius. Sebab, apabila terdapat bercak darah. Tak pemberian oralit telah tidak lagi mencukupi. bawa si kecil ke rumah sakit karena wajib mendapatkan pengobatan serius.

5. Berobat ke dokter

Segeralah membawa si kecil ke dokter atau rumah sakit terdekat, jikalau anak dalam situasi lemas, muntah-muntah dan tidak ada cairan yang masuk ke dalam tubuhnya. Observasi ini untuk menghindari bahaya lanjutan dari diare, ialah dehidrasi. Juga kalau kita mengamati ada bercak darah dalam kotoran si kecil. ada pilihan lain selain memberikan tindakan medis sesuai rekomendasi dokter.

Sekian dulu artikel tentang Jangan panik! Begini Pertolongan Pertama Mengatasi Diare Pada anak, semoga bermanfaat...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel