Apa Itu Penyakit Kista?Inilah Penjelasan Terlengkapnya!

apa itu penyakit kista?

Penyakit kista yaitu kondisi yang disebabkan oleh benjolan berbentuk kapsul atau kantung dan terisi dengan cairan, semisolid, atau material gas, yang dapat timbul pada jaringan tubuh mana saja.


Apa Itu Penyakit Kista?Inilah Penjelasan Terlengkapnya!


Ukuran benjolan bervariasi, mulai dari sangat kecil (mikroskopik) hingga sungguh-sungguh besar. Nodul kista besar dapat mengencangkan organ internal di dekatnya. Tergantung pada lokasi, massa kista memiliki jenis umum tertentu, seperti:


  • Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium.
  • Kista serebral dan bukan "tumor otak" karena mereka tidak berasal dari jaringan otak.

Kista adalah penyakit yang umum dan dapat menyerang siapa saja, pada usia berapa pun, tanpa pandang bulu. Bicaralah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apa yang membedakan penyakit kista dengan miom dan tumor?

Banyak orang mengira bahwa penyakit kista, miom, atau tumor ialah hal yang sama. Walaupun tidak demikian. Seperti yang sudah dibeberkan di atas, kista ialah sebuah kantung yang berisi cairan, udara, atau bahan lainnya yang tidak normal dan merekat pada organ terdekat.

Kista adalah tumor jinak alias bukan kanker), karenanya penyakit kista tidak berbahaya. Umumnya, penyakit kista tidak menimbulkan gejala apa saja. Tetapi, jikalau diperkenankan berkembang lebih besar bisa menjadi parah.

Lalu, miom atau mioma (fibroid) ialah tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di komponen mana saja pada rahim wanita. Penyebab miom di rahim ini tak diketahui dengan terang. Tapi, sebagian unsur yang memengaruhi pembentukannya ialah hormon (estrogen dan progesteron) dan kehamilan pada wanita.

Kala, wanita tidak sadar di rahimnya mulai tumbuh miom karena tidak memunculkan gejala apa saja. Tapi, lama-kelamaan miom di rahim ini bisa menyebabkan perdarahan organ intim wanita, sakit perut, nyeri panggul, kerap kali buang air kecil, dan ketidaknyamanan atau sakit dikala berhubungan seks.

Sedangkan tumor lazimnya mengacu pada sebuah massa yang tumbuh dalam tubuh. Tumor ialah massa jaringan yang tidak normal yang berisi padatan (daging) atau cairan. Jaringan yang tak normal ini bisa berkembang di komponen mana saja dalam tubuh, seperti tulang, organ, dan jaringan lunak. Tumor dalam tubuh dapat memiliki sifat jinak (umumnya tidak berbahaya dan bukan kanker) atau ganas (kanker).

Tumor jinak lazimnya cuma berada di satu daerah dan tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Apabila diobati, sebagian besar tumor jinak lazimnya akan merespons dengan bagus. Namun, jikalau tak diobati, beberapa tumor yang berubah menjadi ganas, dapat tumbuh lebih besar sehingga menyebabkan persoalan serius karena ukurannya. Tumor ganas juga acap kali ditandai sebagai bakal kanker.


Tanda-tanda & gejala

Mayoritas kondisi ini tidak memiliki gejala atau pedoman-petunjuk. Kalau kadang tidak menyebabkan rasa sakit. Pada pertanda atau ciri-ciri kista di organ internal tubuh, kemungkinan tidak menghasilkan gejala apapun apabila benjolannya berukuran kecil. Tiap benjolannya membesar, menggantikan atau menekan organ lain atau mengatur aliran cairan pada jaringan seperti hati, pankreas atau organ lain, maka gejala yang berkaitan bisa muncul.


Ciri-ciri kista di payudara

Anda bisa mempunyai satu atau sebagian benjolan di payudara dan bisa terjadi pada salah satu atau kedua payudara. Berikut ciri-ciri kista pada payudara:

  • ciri-ciri kista bisa ditemukan pada salah satu atau kedua payudara.
  • Benjolan yang lembut, mudah digerakkan, berbentuk bulat atau oval dengan tepi yang terang.
  • Puting susu bisa terlihat jernih, kuning atau coklat tua.
  • Nyeri pada area benjolan.
  • Bertambahnya ukuran benjolan dan nyeri sebelum jangka waktu menstruasi.
  • Penurunan ukuran benjolan dan resolusi gejala lain setelah jangka waktu menstruasi.

Ciri-ciri di kulit

Kista kulit adalah benjolan berisi cairan yang berada di bawah kulit. Berikut ialah ciri-ciri kista kulit:

  • Benjolan kecil dan bulat di bawah kulit, umumnya pada wajah, tubuh atau leher.
  • Komedo yang menyumbat pembukaan pada benjolan.
  • Zat kental, kuning, beraroma busuk yang kadang keluar dari benjolan
  • Kemerahan, pembengkakan dan nyeri pada zona, seandainya meradang atau terinfeksi.

Ciri-ciri kista ovarium

Adakalanya wanita mempunyai dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telor secara bergantian. Kadang-kadang benjolan (kantung kecil berisi cairan) dapat berkembang di salah satu ovarium. Mungkin Anda pernah mengalaminya tanpa Anda kenal. Banyak wanita memiliki kista setidaknya sekali dalam hidup mereka. Namun, ini biasanya tidak menyakitkan dan aman. Namun, penyakit kista ovarium ini dapat hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan.
Namun, yang harus diwaspadai adalah ketika massa ini tidak hilang, ia bahkan tumbuh dan pecah. Massa ini biasanya dapat menyebabkan gejala penyakit kista ovarium dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Ada dua varian penyakit kista ovarium yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  1. Kista ovarium fungsional. Benjolan ini bisa yerkembang karena bagian dari siklus menstruasi. Lazimnya kista ini tak berbahaya dan gampang untuk sirna dengan sendirinya. Ini ialah tipe kista yang paling biasa.
  1. Kista ovarium patologis. Benjolan ini berkembang sebab pertumbuhan sel yang tidak normal. Kalau situasi ini menimbulkan gejala dan perlu perawatan khusus untuk menanganinya. Kista variasi ini dapat jinak atau ganas (kanker).

Berikut yakni ciri-ciri kista ovarium:

  • Nyeri ringan yang menyebar ke punggung bawah dan paha dapat menjadi salah satu ciri- ciri kista ovarium. Nyeri sebelum jangka waktu menstruasi mulai, sebelum usai atau ketika berhubungan intim (dyspareunia).
  • Nyeri saat membuang air besar atau tekanan pada usus.
  • Mual, muntah atau nyeri pada payudara yang terasa selama kehamilan.
  • Terasa penuh atau berat pada perut.
  • Tekanan pada kemih yang membuat Anda sering membuang air kecil atau kesusahan mengosongkan kemih secara total.
  • Kemungkinan ada pedoman-petunjuk dan gejala yang tak diceritakan di atas. Tanda-tanda yang mengkhawatirkan Anda tentang gejala tertentu, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan patut periksa ke dokter?

Anda mesti menghubungi dokter seandainya Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

1. Petunjuk benjolan di payudara

Jaringan payudara normal sering kali terasa tidak halus. Namun apabila Anda menikmati benjolan baru yang tidak kunjung sirna sesudah jangka waktu menstruasi, atau benjolan payudara bertumbuh atau berubah.

2. Tanda kista kulit

  • Bertumbuh dengan cepat
  • Robekan atau terasa sakit atau terinfeksi
  • Terjadi pada zona yang terus iritasi
  • Mengganggu tampilan Anda

3. Pedoman terdapat kista ovarium

  • Sakit pada perut atau panggul secara tiba-tiba dan parah
  • Nyeri yang disertai demam atau muntah.

Penyebab

Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah situasi Anda:
  • Faktor genetis
  • Tumor
  • Infeksi
  • Kelainan pada perkembangan embrio
  • Cacat pada sel
  • Elemen inflamasi kronis
  • Penyumbatan pada saluran pada tubuh
  • Parasit
  • Cedera.

Menurut-faktor risiko

Ada sebagian elemen penyebab kista, salah satunya disebabkan oleh londisi genetika, cacat pada organ yang berkembang, infeksi, tumor dan obstruksi pada aliran cairan, minyak atau zat lainnya ialah elemen risiko penyebab kista. Berikut ini yaitu beberapa penyebab kista lainnya yang mesti diketahui.

1. Usia

Namun U.S National Library of Medicine (NLM), wanita yang berusia di antara usia pubertas sampai menopause menempati risiko paling tinggi untuk terkena di bagian ovarium, karena pada masa ini wanita masih mengalami periode menstruasi. Pada ketika wanita mengalami menstruasi, munculnya benjolan cairan di ovarium bisa saja terwujud. Ini bukan menjadi masalah selama benjolan di ovarium dapat hilang dengan sendirinya, tak membesar, dan tak menyebabkan gejala.
Elemen penyebab kista ovarium jarang terjadi pada wanita sesudah menopause. Melainkan, wanita yang sudah menopause dan memiliki benjolan berisi cairan di ovarium memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker ovarium.

2. Kemoterapi dengan tamoxifen

Pemakaian penderita kanker payudara yang pernah melakukan kemoterapi dengan tamoxifen memiliki risiko adanya benjolan di ovarium yang lebih tinggi. Tamoxifen bisa menyebabkan terbentuknya benjolan di ovarium Melainkan, benjolan berisi cairan ini dapat sirna sesudah pengobatan selesai.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Penerapan yang mempunyai sindrom ovarium polikistik mempunyai risiko benjolan di ovarium yang lebih tinggi. Sindrom ovarium polikistik terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup hormon bagi folikel dalam ovarium untuk melepaskan sel telur. Sekiranya, terbentuklah benjolan folikel. Sindrom ovarium polikistik juga bisa mengganggu produksi hormon pada wanita, sehingga banyak persoalan yang bisa terjadi karena hal ini.

4. Endometriosis

Endometriosis terjadi dikala bagian dari jaringan yang melapisi rahim (endometrium) terwujud di bagian luar rahim, seperti pada tuba falopi, ovarium, kandung kemih, usus besar, Miss V, atau rektum. Kadang, kantung berisi darah (benjolan/fibroid) terbentuk pada jaringan ini. Benjolan berisi yang terwujud sebab endometriosis ini disebut dengan endometrioma. Benjolan ini bisa menyebabkan Anda merasa sakit dikala terkait seksual dan selama periode menstruasi.

5. Obat penyubur kandungan

Obat penyubur kandungan biasanya dipakai untuk membantu Anda ovulasi (melepaskan sel telur). Seperti gonadotropin, clomiphene citrate, atau letrozole. Hal ini tentu bisa memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh Anda. Sehingga, penerapan obat penyubur kandungan juga bisa meningkatkan risiko adanya benjolan di ovarium, seringnya dalam tipe kista fungsional.
Tapi obat ini bisa menyebabkan terbentuknya kista dalam jumlah banyak dan dalam ukuran besar pada ovarium. Unsur ini disebut dengan sindrom hiperstimulasi ovarium (ovarian hyperstimulation syndrome).

Obat & Pengobatan

Natural yang diberi bukanlah pengganti nasehat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Bagaimana kista didiagnosis?

Sedangkan benjolan dapat terasa dengan mudah oleh dokter, secara khusus apabila benjolan berlokasi di kulit atau pada organ yang gampang terdeteksi. Teknik imaging amat bermanfaat untuk mendeteksi benjolan, seperti ultrasound, X-ray, CAT scans dan MRI.

Biopsi jarum kadang digunakan untuk memutuskan bila jaringan ganas terkait dengan struktur yang seperti benjolan, biopsi juga dapat dipakai untuk mengurangi ukuran benjolan.
Untuk kista ovarium, kadang kala terdapat kekhawatiran bisa menyebabkan kanker, dokter akan mempersiapkan percobaan darah untuk melihat kadar tinggi zat kimia yang mengindikasi kanker indung telur.


Bagaimana kista ditangani?

Pada kebanyakan kasus, keadaan benjolan ini seringkali menghilang setelah sebagian bulan. Perawatan untuk kondisi ini tergantung pada penyebab dan apakah akan menyebabkan persoalan pada pasien.

Perawatan juga akan tergantung pada pelbagai unsur, termasuk jenis kista, di mana terdapat benjolan, ukurannya, dan tingkat ketidaknyamanan yang ditimbulkannya.

Kista yang sungguh-sungguh besar dan menyebabkan gejala, bisa diangkat secara operasi. Walaupun-kadang, dokter mungkin mempertimbangkan untuk mengeringkan atau memasukkan jarum atau kateter ke dalam rongga. Apabila kista tak mudah diakses, drainase atau aspirasi sering dilakukan dengan bantuan radiologis. Shingga dokter bisa secara cermat mendampingi jarum atau kateter ke zona sasaran benjolan.

Pengobatan di rumah

Malah saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kista? Pastikan Anda tak memencet atau memecahkan benjolan sebab bisa memperburuk keadaan pada sebagian individu. Mengkonsumsi itu, hal ini dapat menyebabkan benjolan membesar atau menjadi terinfeksi. Tetapi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengobati kondisi ini, yaiut;

1. Echinacea

Tanaman echinacea, yang sudah lama dikenal sebagai ramuan tradisional absah Amerika, bisa membantu meringankan sebagian tipe kista. Marilyn Glenville, ketua Forum Makanan dan Kesehatan di Royal Society of Medicine, memberi rekomendasi bahwa dengan mengonsumsi tanaman echinacea selama 20 hari rutin, bisa meningkatkan jumlah sel darah putih. Sel darah puth diketahui berkhasiat untuk memecah sel-sel tak normal yang dapat menyebabkan benjolan di ovarium. Echinacea juga bisa membantu mengobati benjolan di kulit pengaruh peradangan, seperti jerawat.

2. Dandelion

Bunga dandelion yang banyak ditemukan di tanah lapag, sering kali diaplikasikan sebagai obat herbal guna mengurangi terjadinya benjolan di tubuh Anda. Melainkan Dr. John R. Christopher, pendiri School of Selain Healing, menampilkan bahwa benjolan di tubuh bisa tumbuh karena kekurangan potasium. Nah, dengan memakan satu porsi 1 porsi dandelion hijau mentah, ini mengandung 218 mg potasium. Di mana ini bisa mencukup asupan 2000 mg potasium harian Anda dan menolong mencegah adanya benjolan di tubuh.

3. Coba ganti asupan sehari-hari dengan karbohidrat rumit

Untuk mencegah adanya benjolan atau cikla bakal tumor, coba ganti makanan karbohidrat Anda dengan karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. The Mayo Clinic menerangkan bahwa banyak wanita dengan sindrom ovarium polikistik, atau PCOS, yang berkemban menjadi kista.

Sindrom ini pun juga dihubungkan dengan peningkatan risiko diabetes orang dewasa. dengan makan makanan karbohidrat kompleks, ini berarti Anda menambah serat di dalam makanan Anda. Serat berfungsi untuk memperlambat pencernaan dan memperlambat kenaikan atau lonjakan gula darah yang dapat menyebabkan diabetes. Naturopathy Online, juga menambahka, bahwa wanita dengan fibroid atau benolan di rahim nya, cenderung mempunyai adat istiadat diet yang buruk yang juga bisa menyebabkan gula darah tinggi.

4. Makan asupan dengan indeks glikemik rendah

Untuk mencegah adanya benjolan di dalam tubuh, Anda wajib konsentrasi pada makan makanan yang memiliki poin indeks glikemik rendah. Makanan indeks glikemik tinggi, seperti jagung dan kentang, adalah sehat, tetapi ini tidak baik untuk wanita yang sebelumnya telah didiagnosis dengan fibroid atau ukuran uterus.

The Mayo Clinic juga menjelaskan bahwa makanan tinggi glukosa darah dapat menyebabkan kadar insulin lebih besar daripada makanan dengan indeks glikemik yang lebih rendah. Meskipun, menurut National Foundation of Fibroids Uterine, wanita yang kelebihan berat badan (obesitas), sering dikaitkan dengan perkembangan fibroid atau massa pada tubuh. Spesialis merekomendasikan bahwa diet tinggi makanan rendah glikemik seperti sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan dapat membantu meringankan PCOS atau menghindari benjolan dalam tubuh.

Obat perawat atau kista di rumah:

Kista payudara

Apabila bra yang ideal dan mensupport.
  1. Jikalau kompres hangat atau dingin untuk meredakan rasa sakit.
  2. Hindari kafein. wanita merasa gejala membaik sesudah menghilangkan kafein dari pola makan mereka.
  3. Kurangi garam pada pola makan. lebih sedikit sodium mengurangi kadar cairan berlebih pada tubuh, yang dapat meringankan gejala berkaitan dengan benjolan yang berisi cairan.

Kista kulit

Jika perawatan obat kista topikal seperti aloe vera, minyak jarak, tea tree oil dan senyawa lain banyak digunakan untuk mengatasi kista. Periksakan dengan dokter sebelum menerapkan pengobatan rumahan tersebut.

Perawatan untuk obat kista di rumah

  1. Jangan meremas, menggaruk, mengeringkan, membuka (lance), atau menikam benjolan. ini dapat mengiritasi benjolan. Mengonsumsi itu, mennyentuh atau mengorek kista, dapat menyokong infeksi yang ada lebih dalam ke kulit, atau menyebabkan perdarahan hebat.
  2. Jagalah kebersihan zona dengan mencuci benjolan dan kulit sekitarnya dengan sabun antibakteri.
  3. Kompres dengan lap yang direndam air hangat dan berair ke benjolan selama 20 hingga 30 menit. Lakukan 3 hingga 4 kali sehari. Jikalau Anda menyenangi, Anda juga bisa memakai botol air panas atau bantal pemanas di atas handuk basah. Panas dan kelembapan dapat menenangkan benjolan, meningkatkan peredaran darah ke area, dan mempercepat penyembuhan. Juga bisa menyebabkan benjolan yang disebabkan oleh infeksi pada kepala (tapi mungkin membutuhkan waktu 5 hingga 7 hari). Berhati-hatilah untuk tidak membakar kulit Anda. Jangan gunakan air yang lebih hangat dari air mandi.
  4. Jika benjolan mulai mengeluarkan nanah, aplikasikan perban untuk menjaga agar isi benjolan tak menyebar. Ganti perban tiap hari.

Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Penyakit Kista?Inilah Penjelasan Terlengkapnya!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel