4 obat alergi dingin yang aman untuk ibu hamil

Masa kehamilan bisa jadi yakni masa-masa paling indah sekalian berat bagi seorang calon ibu. Pasalnya, Anda sepatutnya menjaga perkembangan janin sekaligus melindungi diri dari bermacam gangguan kesehatan, tidak terkecuali alergi yang bisa muncul pengaruh cuaca buruk dan udara dingin. Agar momen kehamilan tidak terganggu, ada sejumlah metode menyelesaikan alergi dingin ketika hamil yang bisa Anda lakukan.


4 obat alergi dingin yang aman untuk ibu hamil

Gejala alergi dingin ketika hamil

Alergi ialah satu dari sekian banyak kondisi kesehatan yang bisa terjadi dikala Anda hamil. Mengutip kabar pada situs What to Expect, rata-rata 1 dari 4 wanita umumnya mengalami alergi selama masa kehamilan. Risiko alergi malah dapat lebih tinggi jika Anda memiliki riwayat keadaan ini dalam keluarga.

Sebelum menerapkan metode menuntaskan alergi dingin, pertama-tama Anda perlu mengenali gejalanya. Pedoman-tanda alergi ketika hamil lazimnya menyerupai alergi rinitis atau hay fever, adalah:

  • hidung tersumbat atau meler
  • batuk dan bersin
  • napas nyaring
  • sakit kepala
  • ruam pada kulit
  • alat pendengaran dan tenggorokan gatal
  • mata gatal dan berair

Terkadang, hidung tersumbat bisa jadi hanyalah efek kehamilan dan bukan merupakan pertanda alergi. Tingginya hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan akan meningkatkan aliran darah, termasuk menuju hidung. Membran mukosa di area hal yang demikian kemudian mengalami pembengkakan sehingga hidung Anda tersumbat.


Keadaan ini bisa bertambah parah saat Anda terpapar pemicu seperti cuaca dingin. Seandainya gejala yang Anda natural tak disertai dengan bersin atau mata gatal dan basah, maka Anda mungkin hanya mengalami hidung tersumbat dan bukan alergi.

Cara mengatasi alergi dingin dikala hamil yang dianjurkan

Sedangkan tak berbahaya ibu ataupun kandungan, alergi dingin saat hamil bisa mengganggu konsentrasi Anda selama memantau perkembangan bayi dalam kandungan. Berikut merupakan tips mengatasi alergi dingin yang direkomendasikan.

1. Menggunakan obat semprot hidung

Obat semprot hidung (nasal saline) merupakan sejenis larutan garam yang aman diaplikasikan saat hamil. Untuk memakainya, semprotkan obat pada masing-masing lubang hidung sebanyak 3-6 kali. Diamkan selama 30 detik, lalu embuskan nafas Anda dengan keras sampai larutan garam keluar.


2. Menjaga kelembapan udara

Salah satu cara menyelesaikan alergi dingin dikala hamil adalah dengan menjaga kelembapan udara di rumah Anda. Gunakan humidifier sekiranya tersedia, dan aturlah kelembapan rumah Anda supaya berada di bawah 50 persen karena kelembapan udara di atas 60 persen adalah daerah yang ideal bagi tungau dan jamur untuk berkembang. Keduanya bisa memperparah gejala alergi yang Anda natural.


3. Minum obat antihistamin

Antihistamin ialah klasifikasi obat yang banyak diaplikasikan untuk mengobati alergi, termasuk rinitis. Salah satunya ialah difenhidramin yang sering kali direkomendasikan untuk ibu hamil. Opsi lain yang cukup aman yakni loratadine, melainkan Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter apalagi seandainya Anda berada di trimester pertama.


4. Minum dekongestan

Dekongestan merupakan obat yang diaplikasikan untuk meredakan hidung tersumbat, bagus dampak flu ataupun alergi. Obat dekongestan yang diaplikasikan untuk menuntaskan hidung tersumbat umumnya mengandung pseudoefedrin.

Namun, penerapan obat ini sebaiknya dihindari selama trimester pertama. Jika obat ini kerap kali diaplikasikan karenanya dapat memegang aliran darah ke plasenta. Jadi, pastikan bahwa Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Metode memecahkan alergi dingin secara alami terkadang tak cukup untuk meredakan gejala yang Anda alami. Senantiasa sampaikan keluhan Anda selama hamil pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila alergi Anda termasuk parah, dokter dapat memberi rekomendasi sistem lain yang bersifat medis seperti terapi imun.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 obat alergi dingin yang aman untuk ibu hamil"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel